Kemah Bawah Tanah Guha Picung

TIDAKLAH MUDAH MENJELASKAN SUASANA yang muncul ketika merebahkan diri di atas matras, di tepian yang kering dekat sungai bawah tanah, memandang lelangit gua yang bolong-bolong seperti kotak telor. Kepak kelelawar yang wara-wiri di atas kepala menghasilkan gaung yang sambung-menyambung, dan cahaya lilin di batas-batas dinding menghadirkan suasana seperti di sebuah kemah prasejarah. Ada ketenangan, ada kehangatan dan kebahagiaan, namun rasa cemas diam-diam menyelinap dari lorong-lorong gelap. Continue reading “Kemah Bawah Tanah Guha Picung”

Jaman Batu di Sukabumi

HUNTU GELAP adalah sebutan masyarakat Sukabumi Selatan—juga masyarakat Jawa Barat pada umumnya—bagi kapak persegi yang merupakan peninggalan kebudayaan neolitik (batu muda) yang diperkirakan masih dipakai hingga dua ribu tahun tahun sebelum  masehi.

Kapak batu peninggalan jaman prasejarah di Sukabumi (Foto: Oka Sumarlin)

Kapak yang merupakan salah satu perkakas paling canggih pada jaman batu ini dibuat dengan keseriusan dan ketelitian tinggi sehingga menghasilkan permukaan yang sangat halus dan mengkilat. Continue reading “Jaman Batu di Sukabumi”