Saninten: Nyaho Ngaran Tambuh Rupa

Saninten buah saninten, dicandak ka parapatan.
Hapunten abdi hapunten, bilih aya kalepatan

TANYAKANLAH pantun itu pada orang di samping Anda. Jika ia urang Sunda, pastilah hafal di luar kepala. Pantun itulah yang selalu jadi penutup pidato mulai dari level RT/RW hingga seserahan mempelai lelaki ke keluarga mempelai perempuan. Tapi cobalah tanyakan, “pernahkah melihat buah saninten”? Kemungkinan  belum! Kondisi ini, dalam ungkapan Sunda, dikenal sebagai nyaho ngaran tambuh rupa: tahu namanya, tak tahu bentuknya. Continue reading “Saninten: Nyaho Ngaran Tambuh Rupa”

Please follow and like us:

Makan Oyek

Dibandingkan nasi, oyek lebih rendah kalori. Tak perlu pengawet  apapun untuk membuatnya tahan lama. Dengan penyimpanan yang benar, “beras oyek” bisa tahan tiga tahun

Dalam tradisi keluarga saya yag Jawa, selalu ada waktu di mana kami brenti makan nasi. Saat itu tiba setiap Bulan Muharam/Suro. Kakek saya tak banyak menjelaskan mengapa kami semua harus melakukan hal yang tak biasa di tengah lingkungan masyarakat yang umumnya Sunda. Yang jelas, kami terus melakukannya penuh sukacita. Ketika Suro tiba, adalah satu hingga dua minggu kami menahan godaan “sri putih”, mencari makanan pengganti yang fungsinya kurang lebih sama dengan nasi. Continue reading “Makan Oyek”

Please follow and like us:

Cara Mudah Mengakali Popok Bekas

Memisahkan bagian luar dan dalam dari sebuah diaper mungkin dapat menjadi solusi alternatif bagi persoalan yang rumit ini

DI KOTA ADA TUKANG SAMPAH. Di kampung tidak. Maka setiap keluarga di kampung-kampung harus mengelola sendiri persoalan sampahnya. Kemana buang sampah? Bagaimana memusnahkan sampah? Bagimana memilah sampah? Dari waktu ke waktu, persoalan itu tak kunjung terjawab. Continue reading “Cara Mudah Mengakali Popok Bekas”

Please follow and like us: