Save Rawa Sepat!

Seiring waktu, lingkungan terus berubah. Banyak fungsi ekosistem yang tak lagi berjalan. Mata air menyusut dan air kian surut

PELDA EDI MULYADI mengundang saya untuk hadir di tengah kegiatan Penerimaan Tamu Saka Wira Kartika Koramil Sagaranten di lapangan Pasirbandung Kecamatan Curugkembar Kabupaten Sukabumi.

Bersama Mang Kimen, saya meluncur pada pagi hari yang cerah, Senin, 17 Desember 2018. Saat kami tiba, di tengah lapangan hanya ada tenda-tenda kosong, bendera-bendera yang berdiri tegak, dan beberapa orang panitia senior di pusat komando. Para peserta sedang merambah hutan untuk melakukan praktik semisal pioneering, navigasi darat, dan mountaineering. Continue reading “Save Rawa Sepat!”

Please follow and like us:

Keajaiban Jembatan Akar

Prosesnya memerlukan waktu puluhan tahun, sebab akar-akar tersebut tidak tumbuh bersamaan dan langsung siap untuk dianyam

Masyarakat Baduy yang berada di wilayah Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, pantas berbangga karena memiliki hasil karya berupa sarana penyebrangan yang tak ada duanya di Pulau Jawa. Memang hanya sebuah jembatan, tetapi bahannya tak terbuat dari besi, tembok, kayu atau bambu, melainkan dari anyaman akar pohon yang masih hidup. Maka disebutlah penyebrangan yang melintang di atas Sungai Ci Simeut yang jernih itu sebagai jembatan akar. Continue reading “Keajaiban Jembatan Akar”

Please follow and like us:

Edelweiss, Kisah Si Bunga Abadi

Edelweiss memang dikenal sebagai lambang keabadian, kesucian, ketulusan, perjuangan, petualangan, dan cinta.

DI DARATAN EROPA SANA, khususnya di ketinggian Pegunungan Alpen yang membentang dari Perancis hingga Austria, banyak dijumpai bunga-bunga berwarna putih, cantik, dan mampu tumbuh dengan baik di tengah kondisi lingkungan yang ekstrim. Bunga itu dinamakan Leontopodium alpinum, artinya cakar singa dari Pegunungan Alpen. Continue reading “Edelweiss, Kisah Si Bunga Abadi”

Please follow and like us: